Assalamualaikum, kawan...
Mohon izin perkenalkan diri, nama saya Mufadilah Hermansyah. Lahir di Karawang, 06 Juni 1998. Saya merupakan anak ke tiga dari empat bersaudara. Hobi saya yaitu membaca dan menulis. Cita-cita yang saya ingin raih yaitu menjadi seorang penerbang. Saya sangat ingin sekali menjadi seorang pilot komersil, apalagi jika menjadi pilot tempur. Saya sangat bersemangat sekali jika ada kawan yang mengajak berbincang-bincang mengenai Perang Dunia II atau tentang pesawat. Terkadang, saya juga meluangkan waktu untuk menonton Air Crash Investigation dan membaca artikel mengenai pesawat terbang di wikipedia. Walaupun tahu bahwa salah satu syarat yang penting untuk menjadi seorang penerbang ialah fasih dalam berbicara bahasa Inggris, saya tetap berusaha untuk mempelajarinya walaupun agak sulit. Demikian profil yang dapat saya tuliskan, jika ada yang ingin mengenal lebih jauh lagi, bisa bertanya langsung lewat PM di kaskus namanya mufadilahh, jangan lupa kasih cendolnya ya buat postingan saya biar bisa dapet iso ok!
Wassalumalaikum...
Ilmu Pengetahuan
Saya membuat blog ini untuk membantu proses pembelajaran saya di SMAN 1 Purwakarta. Dengan bimbingan langsung oleh Pak Rusydi, saya harap blog ini bukan hanya sekedar menjalankan tugas, tetapi juga untuk ilmu pengetahuan
Selasa, 29 Maret 2050
Kamis, 24 April 2014
Virtual Private Network
Sebuah VPN, atau Virtual Private Network, memungkinkan Anda untuk
membuat sambungan aman ke jaringan lain melalui Internet. VPN dapat
digunakan untuk mengakses situs yang berada di luar jangkauan wilayah,
melindungi aktivitas browsing Anda dari pencuri data pada Wi-Fi publik,
dan banyak lagi.
VPN pada dasarnya meneruskan semua lalu lintas jaringan Anda ke jaringan, yang berguna untuk seperti mengakses local area network dari jarak jauh dan melewati sensor internet. Dan kebanyakan sistem operasi telah terintegrasi dengan dukungan VPN.
Apa itu VPN?
Ketika Anda menghubungkan komputer Anda (atau perangkat lain, seperti smartphone atau tablet) ke VPN, komputer bertindak sebagai jaringan lokal yang sama seperti VPN. Semua lalu lintas jaringan Anda dikirim melalui sambungan aman ke VPN. Karena komputer Anda berperilaku seolah-olah ada di jaringan, ini memungkinkan Anda untuk secara aman mengakses sumber daya jaringan lokal bahkan ketika Anda berada di sisi lain dunia. Anda juga akan dapat menggunakan internet seolah-olah Anda hadir di lokasi VPN, yang memiliki beberapa manfaat jika Anda menggunakan Wi-Fi atau ingin mengakses situs yang diblokir.
Ketika Anda menelusuri web saat terhubung ke VPN, kontak komputer Anda ke situs web melalui koneksi VPN terenkripsi. VPN meneruskan permintaan Anda dan meneruskan respon dari website kembali melalui sambungan aman. Jika Anda menggunakan VPN yang berbasis di AS untuk mengakses Netflix, Netflix akan melihat koneksi Anda berasal dari dalam Amerika Serikat.
Penggunaan VPN
VPN adalah alat yang cukup sederhana, tetapi dapat digunakan untuk melakukan berbagai hal:
1. Akses Jaringan Bisnis Ketika di Perjalanan
VPN sering digunakan oleh pelancong bisnis untuk mengakses jaringan bisnis mereka, termasuk semua sumber daya jaringan lokal, ketika di perjalanan. Sumber daya lokal tidak harus terhubung langsung ke Internet, sehingga meningkatkan keamanan.
2. Akses Jaringan Rumah Anda Ketika Bepergian
Anda juga dapat mengatur VPN Anda sendiri untuk mengakses jaringan Anda sendiri saat bepergian. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengakses Remote Desktop Windows melalui Internet, berbagi berkas file, dan bermain game melalui internet seolah-olah Anda berada di LAN yang sama (local area network).
3. Menyembunyikan Aktivitas Browsing Anda Dari Jaringan Lokal Anda dan ISP
Jika Anda menggunakan koneksi Wi-Fi publik, aktivitas browsing Anda di situs web non-HTTPS terlihat untuk semua orang, jika mereka tahu bagaimana mencarinya. Jika Anda ingin menyembunyikan aktivitas browsing Anda untuk sedikit lebih privasi, Anda dapat terhubung ke VPN. Jaringan lokal hanya akan melihat satu sambungan aman VPN. Semua traffic lain akan melakukan perjalanan melalui koneksi VPN. Meskipun hal ini dapat digunakan untuk memotong koneksi-monitoring oleh penyedia layanan Internet Anda, ingatlah bahwa penyedia VPN dapat memilih untuk log lalu lintas di ujungnya.
4. Download File
Banyak orang menggunakan koneksi VPN untuk men-download file melalui BitTorrent. Ini sebenarnya dapat berguna bahkan jika Anda men-download torrents yang sepenuhnya legal - jika ISP Anda memblokir BitTorrent dan membuatnya sangat lambat, Anda dapat menggunakan BitTorrent pada VPN untuk mendapatkan kecepatan lebih cepat. Hal yang sama berlaku untuk jenis lain dari lalu lintas ISP Anda yang mungkin mengganggu (kecuali mereka mengganggu lalu lintas VPN itu sendiri.)
Menggunakan VPN
Menghubungkan ke VPN cukup sederhana. Pada Windows, tekan tombol Windows, ketik VPN, dan klik pilihan Set up virtual private network (VPN). (Jika Anda menggunakan Windows 8, Anda harus mengklik kategori Settings setelah mencari.) Gunakan wizard untuk memasukkan alamat dan login dari layanan VPN yang ingin Anda gunakan. Anda kemudian dapat menghubungkan dan memutuskan sambungan dari VPN menggunakan ikon jaringan di system tray yang sama di mana Anda mengelola jaringan Wi-Fi Anda.
VPN pada dasarnya meneruskan semua lalu lintas jaringan Anda ke jaringan, yang berguna untuk seperti mengakses local area network dari jarak jauh dan melewati sensor internet. Dan kebanyakan sistem operasi telah terintegrasi dengan dukungan VPN.
Apa itu VPN?
Ketika Anda menghubungkan komputer Anda (atau perangkat lain, seperti smartphone atau tablet) ke VPN, komputer bertindak sebagai jaringan lokal yang sama seperti VPN. Semua lalu lintas jaringan Anda dikirim melalui sambungan aman ke VPN. Karena komputer Anda berperilaku seolah-olah ada di jaringan, ini memungkinkan Anda untuk secara aman mengakses sumber daya jaringan lokal bahkan ketika Anda berada di sisi lain dunia. Anda juga akan dapat menggunakan internet seolah-olah Anda hadir di lokasi VPN, yang memiliki beberapa manfaat jika Anda menggunakan Wi-Fi atau ingin mengakses situs yang diblokir.
Ketika Anda menelusuri web saat terhubung ke VPN, kontak komputer Anda ke situs web melalui koneksi VPN terenkripsi. VPN meneruskan permintaan Anda dan meneruskan respon dari website kembali melalui sambungan aman. Jika Anda menggunakan VPN yang berbasis di AS untuk mengakses Netflix, Netflix akan melihat koneksi Anda berasal dari dalam Amerika Serikat.
Penggunaan VPN
VPN adalah alat yang cukup sederhana, tetapi dapat digunakan untuk melakukan berbagai hal:
1. Akses Jaringan Bisnis Ketika di Perjalanan
VPN sering digunakan oleh pelancong bisnis untuk mengakses jaringan bisnis mereka, termasuk semua sumber daya jaringan lokal, ketika di perjalanan. Sumber daya lokal tidak harus terhubung langsung ke Internet, sehingga meningkatkan keamanan.
2. Akses Jaringan Rumah Anda Ketika Bepergian
Anda juga dapat mengatur VPN Anda sendiri untuk mengakses jaringan Anda sendiri saat bepergian. Ini akan memungkinkan Anda untuk mengakses Remote Desktop Windows melalui Internet, berbagi berkas file, dan bermain game melalui internet seolah-olah Anda berada di LAN yang sama (local area network).
3. Menyembunyikan Aktivitas Browsing Anda Dari Jaringan Lokal Anda dan ISP
Jika Anda menggunakan koneksi Wi-Fi publik, aktivitas browsing Anda di situs web non-HTTPS terlihat untuk semua orang, jika mereka tahu bagaimana mencarinya. Jika Anda ingin menyembunyikan aktivitas browsing Anda untuk sedikit lebih privasi, Anda dapat terhubung ke VPN. Jaringan lokal hanya akan melihat satu sambungan aman VPN. Semua traffic lain akan melakukan perjalanan melalui koneksi VPN. Meskipun hal ini dapat digunakan untuk memotong koneksi-monitoring oleh penyedia layanan Internet Anda, ingatlah bahwa penyedia VPN dapat memilih untuk log lalu lintas di ujungnya.
4. Download File
Banyak orang menggunakan koneksi VPN untuk men-download file melalui BitTorrent. Ini sebenarnya dapat berguna bahkan jika Anda men-download torrents yang sepenuhnya legal - jika ISP Anda memblokir BitTorrent dan membuatnya sangat lambat, Anda dapat menggunakan BitTorrent pada VPN untuk mendapatkan kecepatan lebih cepat. Hal yang sama berlaku untuk jenis lain dari lalu lintas ISP Anda yang mungkin mengganggu (kecuali mereka mengganggu lalu lintas VPN itu sendiri.)
Menggunakan VPN
Menghubungkan ke VPN cukup sederhana. Pada Windows, tekan tombol Windows, ketik VPN, dan klik pilihan Set up virtual private network (VPN). (Jika Anda menggunakan Windows 8, Anda harus mengklik kategori Settings setelah mencari.) Gunakan wizard untuk memasukkan alamat dan login dari layanan VPN yang ingin Anda gunakan. Anda kemudian dapat menghubungkan dan memutuskan sambungan dari VPN menggunakan ikon jaringan di system tray yang sama di mana Anda mengelola jaringan Wi-Fi Anda.
Sumber: sebagian dari Media Info Teknologi
Soe Hok Gie
Soe Hok Gie (lahir di Djakarta, 17 Desember 1942 – meninggal di Gunung Semeru, 16 Desember 1969 pada umur 26 tahun) adalah salah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia jurusan Sejarah tahun 1962–1969.
Soe Hok Gie menamatkan pendidikan SMA di Kolese Kanisius. Ia adalah seorang anak muda yang berpendirian yang teguh dalam memegang prinsipnya dan rajin mendokumentasikan perjalanan hidupnya dalam buku harian. Buku hariannya kemudian diterbitkan dengan judul Catatan Seorang Demonstran (1983) yang berisi opini dan pengalamannya terhadap aksi demokrasi.
Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan. Dia adik kandung Arief Budiman atau Soe Hok Djin, dosen Universitas Kristen Satya Wacana yang juga dikenal vokal dan sekarang berdomisili di Australia.
Hok Gie dikenal sebagai penulis produktif di beberapa media massa, misalnya Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Sekitar 35 karya artikelnya (kira-kira sepertiga dari seluruh karyanya) selama rentang waktu tiga tahun Orde Baru, sudah dibukukan dan diterbitkan dengan judul Zaman Peralihan (Bentang, 1995).
Juga skripsi sarjana mudanya perihal Sarekat Islam Semarang, tahun 1999 diterbitkan Yayasan Bentang dengan judul Di Bawah Lentera Merah. Sebelumnya, skripsi S1-nya yang mengulas soal pemberontakan PKI di Madiun, juga sudah dibukukan dengan judul Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan (Bentang, 1997).
Sebagai bagian dari aktivitas gerakan, Soe Hok Gie juga sempat terlibat sebagai staf redaksi Mahasiswa Indonesia, sebuah koran mingguan yang diterbitkan oleh mahasiswa angkatan 66 di Bandung untuk mengkritik pemerintahan Orde Lama.
Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis.
Soe Hok Gie menamatkan pendidikan SMA di Kolese Kanisius. Ia adalah seorang anak muda yang berpendirian yang teguh dalam memegang prinsipnya dan rajin mendokumentasikan perjalanan hidupnya dalam buku harian. Buku hariannya kemudian diterbitkan dengan judul Catatan Seorang Demonstran (1983) yang berisi opini dan pengalamannya terhadap aksi demokrasi.
Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan. Dia adik kandung Arief Budiman atau Soe Hok Djin, dosen Universitas Kristen Satya Wacana yang juga dikenal vokal dan sekarang berdomisili di Australia.
Hok Gie dikenal sebagai penulis produktif di beberapa media massa, misalnya Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Sekitar 35 karya artikelnya (kira-kira sepertiga dari seluruh karyanya) selama rentang waktu tiga tahun Orde Baru, sudah dibukukan dan diterbitkan dengan judul Zaman Peralihan (Bentang, 1995).
Juga skripsi sarjana mudanya perihal Sarekat Islam Semarang, tahun 1999 diterbitkan Yayasan Bentang dengan judul Di Bawah Lentera Merah. Sebelumnya, skripsi S1-nya yang mengulas soal pemberontakan PKI di Madiun, juga sudah dibukukan dengan judul Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan (Bentang, 1997).
Sebagai bagian dari aktivitas gerakan, Soe Hok Gie juga sempat terlibat sebagai staf redaksi Mahasiswa Indonesia, sebuah koran mingguan yang diterbitkan oleh mahasiswa angkatan 66 di Bandung untuk mengkritik pemerintahan Orde Lama.
Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis.
Sumber: Wikipedia
Konferensi Asia Afrika
Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika (disingkat KTT Asia Afrika atau KAA; kadang juga disebut Konferensi Bandung) adalah sebuah konferensi antara negara-negara Asia dan Afrika, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan. KAA diselenggarakan oleh Indonesia, Myanmar (dahulu Burma), Sri Lanka (dahulu Ceylon), India dan Pakistan dan dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Sunario. Pertemuan ini berlangsung antara 18 April-24 April 1955, di Gedung Merdeka, Bandung, Indonesia dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lainnya.
Sebanyak 29 negara yang mewakili lebih dari setengah total penduduk dunia pada saat itu mengirimkan wakilnya. Konferensi ini merefleksikan apa yang mereka pandang sebagai ketidakinginan kekuatan-kekuatan Barat untuk mengkonsultasikan dengan mereka tentang keputusan-keputusan yang memengaruhi Asia pada masa Perang Dingin; kekhawatiran mereka mengenai ketegangan antara Republik Rakyat Tiongkok dan Amerika Serikat; keinginan mereka untuk membentangkan fondasi bagi hubungan yang damai antara Tiongkok dengan mereka dan pihak Barat; penentangan mereka terhadap kolonialisme, khususnya pengaruh Perancis di Afrika Utara dan kekuasaan kolonial perancis di Aljazair; dan keinginan Indonesia untuk mempromosikan hak mereka dalam pertentangan dengan Belanda mengenai Irian Barat.
Sepuluh poin hasil pertemuan ini kemudian tertuang dalam apa yang disebut Dasasila Bandung, yang berisi tentang "pernyataan mengenai dukungan bagi kerusuhan dan kerjasama dunia". Dasasila Bandung ini memasukkan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan prinsip-prinsip Nehru.
Konferensi ini akhirnya membawa kepada terbentuknya Gerakan Non-Blok pada 1961.
Berikut isi dari Dasasila Bandung:
- Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serta asas-asas yang termuat di dalam piagam PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)
- Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa
- Mengakui persamaan semua suku bangsa dan persamaan semua bangsa, besar maupun kecil
- Tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam soalan-soalan dalam negeri negara lain
- Menghormati hak-hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri secara sendirian ataupun kolektif yang sesuai dengan Piagam PBB
- Tidak menggunakan peraturan-peraturan dari pertahanan kolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus dari salah satu negara besar dan tidak melakukannya terhadap negara lain
- Tidak melakukan tindakan-tindakan ataupun ancaman agresi maupun penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah maupun kemerdekaan politik suatu negara
- Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan jalan damai, seperti perundingan, persetujuan, arbitrasi (penyelesaian masalah hukum) , ataupun lain-lain cara damai, menurut pilihan pihak-pihak yang bersangkutan sesuai dengan Piagam PBB
- Memajukan kepentingan bersama dan kerjasama
- Menghormati hukum dan kewajiban–kewajiban internasional
Sumber: Wikipedia
Kamis, 10 April 2014
Windows xp dan 8 April
Mungkin bagi sebagian orang, 8
April bukanlah hari yang aneh, tapi bagi para brainware itu merupakan hari yang
cukup dikenang. Mengapa begitu? Ya karena
tepatnya hari selasa (8/4/2014) malam pukul 23.59 waktu Washington, AS atau
Rabu (9/4/2014) pukul 02.00 WIB support dan update untuk sistem operasi yang
mungkin semua pengguna PC/Laptop mengenalnya yaitu Windows xp resmi dihentikan.
Padahal ada sekitar 500 juta
PC/Laptop yang masih menggunakan sistem operasi ini, baik untuk pengguna home
atau office, bahkan ada jutaan mesin atm yang masih menggunakan sistem operasi
ini. Dapat dibayangkan jika update untuk windows xp dihentikan.
Sementara itu, dalam situs
resminya, Microsoft mengatakan, "Jika Anda tetap menggunakan Windows XP
setelah dukungannya berakhir, komputer Anda tetap akan bekerja, namun
kemungkinan akan rentan terhadap serangan virus dan ancaman keamanan
lainnya."
Di sisi aplikasi, Windows xp
terkenal merupakan OS yang bisa diinstall
kebanyakan aplikasi, berbeda dengan adik-adiknya seperti Windows 7 dan Windows
8, sehingga berita ini sempat membuat banyak user yang cukup terkejut.
Di sektor konsumen sendiri,
ancaman keamanan terbesar pada pengguna Windows XP adalah proteksi virus yang
telah kedaluwarsa. Walau demikian, masih ada cara lain, pengguna bisa
mengandalkan firewall antivirus yang bisa
diandalkan, dan mem-backup file secara berkala.
Namun, menggunakan antivirus dan
produk anti-malware tercanggih pun belum
menjamin keamanan PC. "Anda juga membutuhkan keamanan dari sisi sistem
operasinya juga," terang juru bicara Microsoft, Ian Mousler.
Saat ini Microsoft telah bekerja
sama dengan perusahaan Laplink untuk membantu pengguna Windows XP beralih ke
sistem operasi baru. Aplikasi gratis yang disediakan Laplink, PCMover Express
for Windows XP, tersebut berguna untuk menyalin semua file dan setting dalam XP ke OS baru seperti
Windows 7, 8, atau 8.1.
Dan yang terpenting, mungkin ada
banyak warnet yang harus update OS ke versi selanjutnya.
Selamat tinggal, Windows XP
Langganan:
Komentar (Atom)